Dandim 0415/Jambi Bersama Forkopimda Kota Jambi Cek Stok Ketersediaan Beras Jelang Ramadhan Baznas Kota Jambi Ikut Andil Dalam Bedah Rumah Tidak Layak Huni Kodim 0415/Jambi 9 Atlet Taekwondo Kodam II/Swj Siap Gondol Medali Kapolri Gandeng Beragam Stakeholder, TNI AD Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Klarifikasi TNI AD Terkait Cuitan Hoax Video Iring-Iringan Ranpur TNI di Jalan Raya

Home / Nasional

Selasa, 18 Januari 2022 - 13:11 WIB

Berpindah ke TV Digital, Pastikan Beli Perangkat Set Top Box Bersertifikasi

Sriwijayadaily

ekitar seratus hari lagi, tepat pada 30 April 2022, siaran TV analog di 166 kabupaten/kota (56 wilayah layanan siaran) akan dimatikan. Masyarakat di daerah tersebut tidak lagi bisa menonton siaran televisi dengan perangkat TV analog. Selanjutnya, siaran televisi beralih ke penyiaran TV digital.

Untuk mendapat manfaat siaran TV yang berkualitas, masyarakat diimbau segera beralih ke siaran TV Digital. Untuk dapat menonton siaran TV digital, masyarakat perlu menyesuaikan perangkat TV yang dimilikinya.

Apabila pesawat televisi sudah ada tuner standar DVBT2 di dalamnya alias sudah digital, cukup lakukan pindai (scanning) ulang sinyal TV digital di sekitar tempat tinggal. Otomatis televisi digital bisa menangkap dan menayangkan program-program siaran TV Digital.

Baca :  Hendry Ch Bangun Ajak Wartawan Jadi Saksi Peradaban Ikut Lomba Puisi Multi Media 2024

Namun, bila pesawat televisi masih tabung atau analog dan tidak berencana mengganti televisi, cukup menambahkan sebuah alat Set Top Box (STB). Antena rumah yang sebelumnya digunakan untuk menangkap siaran analog juga tidak perlu diganti.

Pastikan Bersertifikasi Kominfo

Satu hal yang perlu diperhatikan masyarakat yaitu pastikan saat membeli STB atau pesawat televisi digital ada keterangan produk telah tersertifikasi Kementerian Kominfo. Tanda sertifikasi merupakan jaminan atas kecocokan, keselarasan, dan keoptimalan fungsi piranti.

Baca :  KPU Menambah Kecurigaan Publik dan Mempertaruhkan Kredilitas Pemilu 2024

Daftar perangkat yang sudah tersertifikasi bisa dilihat di website siarandigital.kominfo.go.id. Untuk data termutakhir (yang diperbarui pada 29 Juni 2021), klik https://sertifikasi.postel.go.id/sertifikat/publish. Tanda lainnya yang lebih populer adalah adanya logo “Siap Digital” atau Maskot Digital Indonesia (MODI) dalam kemasan.

Setiap perangkat Set Top Box (STB) dan perangkat TV digital yang diperdagangkan di Indonesia wajib mengantongi sertifikasi. Selain itu, ada pula kewajiban sebuah perangkat memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Demikian disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate beberapa waktu lalu.

“Pemberlakuan ketentuan kewajiban pemenuhan TKDN 20 persen bagi perangkat Digital Video Broadcasting Second Generation Terrestrial (DVBT2),” kata Menteri Johnny.

Baca :  Peluncurkan Buku Kontribusi Pemikiran LM FEB UI

Sertifikasi memberikan jaminan kesesuaian teknologi, spesifikasi teknis, dan keamanannya. Bila teknologi atau spesifikasi teknisnya berbeda, perangkat tersebut belum tentu bisa menangkap siaran TV Digital di Indonesia secara optimal.

Sertifikasi atas piranti STB dan TV digital juga menjamin berjalannya fungsi Early Warning System (EWS) atau peringatan dini kebencanaan. Dengan adanya sertifikasi, produk dijamin berfungsi sesuai dengan standar penyiaran di Indonesia, melindungi masyarakat dan turut membantu berkembangnya industri dalam negeri. (VNP/AF/Tim Komunikasi dan Edukasi Publik Migrasi TV Digital, Kemkominfo/Elvira InfoPublik)

Share :

Baca Juga

Foto: Indonesia.go.id

Entertainment

Jembatan Sukuk di Ibu Kota Negara Baru

Nasional

Entrepreneurs Embrace In-House Fitness

Nasional

Peluncuran Perdana Lagu dan Nasi Campur Nusantara “Lestari”

Nasional

SMSI Meraih Rekor MURI, Organisasi Media Siber Dengan Anggota Terbanyak di Dunia
Foto: Flyer Workshop Jurnalistik

Daerah

Ribuan Mahasiswa Ikut Workshop Jurnalistik di HPN Kendari

Nasional

Teater Tonggak Tampilkan Pergelaran Fragmen Peradaban Melayu Jambi Di Museum Siginjei

Nasional

Kasal: Tidak Ada Prajurit Bersalah yang Lolos dari Hukum

Nasional

Hendry Ch Bangun Ajak Wartawan Jadi Saksi Peradaban Ikut Lomba Puisi Multi Media 2024