Jumlah Masyarakat Kembali ke Yigi Semakin Bertambah, Ini Pesan Danrem 172/PWY Pengesahan RKUHP Meresahkan Kalangan Pers, SMSI akan Menggugat Melalui MK Kodam Cenderawasih Raih Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik TNI AD Selalu Ada untuk Rakyat : Bantuan Kasad Sampai ke Tenda Pengungsi Korban Gempa Bumi Cianjur Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Panglima Angkatan Bersenjata Diraja Brunei

Home / Regional

Kamis, 4 November 2021 - 17:37 WIB

Beruang Rusak Dua Rumah Warga di Desa Bukit Kesuma Pelalawan, Ada apa?

SRIWIJAYADAILY

Warga di Desa Bukit Kesuma, Pangkalan Kuras Pelalawan melaporkan kemunculan beruang. Tim SKW I, BidWil I BBKSDA Riau, pada Rabu (3/11/2021) langsung turun ke lokasi.

Plt Kepala BKSDA Riau, Fifin Arfiana Jogasara, saat dihubungi Kamis (4/11/2021) mengatakan, hasil pengecekan tim dilokasi disebutkan ada tiga beruang yang terlihat warga berkeliaran di sekitar pemukiman.

Lebih jelas, kata Fifin, tiga beruang tersebut dua dewasa dan satunya lagi merupakan anakan, yang muncul di titik koordinat -0.036462, 101.838329.

Baca :  Belasan Ruko Di Kualatungkal Ludes Dimakan Api

“Saat tim datang tim menemukan salah satu sarang beruang tersebut di atas pohon di belakang rumah warga,” jelas Fifin.

Menurut hasil pengecekan tim, didapati adanya kerusakan dibagian dapur warga yang disebutkan muncul sekitar pukul 1.00 WIB.

“Kepada petugas kami warga melaporkan beruang berusaha membuka dinding dapurnya. Karena ada madu dan sarang lebah,” ujar Fifin.

Menurut keterangan warga dan kepala Desa, sampai saat ini sudah ada dua warga yang melaporkan rumahnya hampir di masuki beruang.

Baca :  Danrem 044/Gapo Raih Penghargaan Terbaik I Bidang Inovasi Terfavorit Tayangan One Day One Innovation

“Selain [merusak] rumah, beruang juga membongkar kandang ayam milik warga,” lanjut Fifin.

Setelah melakukan serangkaian pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket), masyarakat mengatakan, kemunculan beruang terpantau sudah berlangsung lebih kurang 1 Minggu belakangan.

“Selain mencari madu, beruang juga dilaporkan kurang lebih 1 minggu berkeliling pemukiman dan memakan ayam milik warga di dalam kandang,” terang Fifin.

Baca :  MTQ Ke 51 Tingkat Provinsi Tahun 2022 Resmi Berakhir, Tanjab Barat Raih Peringkat Kedua

Karena termasuk satwa yang dilindungi, Tim yang turun turut melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat agar tidak melakukan tindakan anarkis.

Tim yang turun juga memberikan kiat-kiat menghindari konflik dengan beruang, dengan cara menghidupkan api unggun atau penerangan lainnya di tempat-tempat biasa di datangi beruang.

“Tim juga menghimbau agar masyarakat tetap berkoordinasi dengan pihak bksda riau terkait beruang tersebut,” pungkas Fifin.

Share :

Baca Juga

Regional

BKPSDM Tanjabbar Gelar Bimtek Tata Kelola BLUD Bagi Nakes

Olahraga

Ganjar Dorong KONI Miliki Database

Ekonomi

Ini Solusi Disbun untuk Pekebun Swadaya Sawit di Riau

Regional

Pemkab Muba Kelola Pangan Lokal Jadi Makanan Bergizi

Regional

Awal 2022,Pemkot Bengkulu Evaluasi Kinerja PTT

Gema TNI

Prajurit Satran Koarmada II Latihan Deteksi Bawah Air

Regional

Panen Perdana di Pokdakan Mina Omah Bioshi, Dorong Produksi Ikan Salatiga

Agama

Pemkab Tanjab Barat Dukung Transportasi Mobil Dinas OPD Untuk Jamaah Haul Syekh Abdul Qadir Al Jailani