Sambut Idul Adha, Babinsa Desa Baru Amankan Pawai Obor dan Takbir Keliling Komitmen Alumni AKABRI ’94 dalam Mengatasi Stunting di Kalimantan Barat Prajurit Satgas Yonif 125/SMB Terangi Jembatan dan Dermaga di Kampung Yagatsu, Papua Prajurit TNI Rebut Distrik Bibida dari OPM dengan Tindakan Profesional dan Kemanusiaan TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Ribuan Baby Lobster di Cilacap

Home / Daerah

Kamis, 16 Desember 2021 - 13:55 WIB

Hunian Hotel di Bali Meningkat Jelang Akhir Tahun

Sriwijayadaily

Tingkat Penghunian Kamar atau okupansi hotel berbintang lima di Bali meningkat menjelang akhir tahun. Kondisi ini berbanding terbalik dibandingkan bulan-bulan sebelumnya yang berada di bawah rata-rata hotel berbintang 1 sampai 4.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, okupansi hotel berbintang 5 di Bali pada Oktober 2021 mencapai 20,65 persen, naik dari bulan sebelumnya yang sebesar 11,61 persen. Sejak Januari 2021, okupansi hotel berbintang 5 di Bali berkisar antara 5 sampai 12 persen, kecuali Juni 2021 yang juga mencapai rekor tertinggi dengan okupansi 22,61 persen.

Baca :  Kukuhkan DPC Pepabri Tebo, Kolonel Purn Bunadi : Jalin Komunikasi Dengan Semangat Persatuan dan Kekeluargaan

Sementara itu, hotel berbintang 4 di Bali juga naik okupansinya menjadi 18,26 persen dari bulan sebelumnya 9,33 persen. Begitu juga dengan hotel berbintang 3 yang naik dari 7,32 persen pada September 2021 menjadi 13,93 persen pada Oktober 2021. Okupansi hotel berbintang 2 di Bali naik dari 8,5 persen pada September 2021 menjadi 12,14 persen pada Oktober 2021

Baca :  Gubernur Al Haris Memimpin Jambi Menuju Keberlanjutan Gambut Nasional

Peningkatan okupansi hotel dipicu oleh kegiatan MICE. Dalam beberapa bulan terakhir, banyak kegiatann digelar oleh sejumlah institusi baik pemerintah maupun swasta dalam beberapa waktu terakhir.

Baca :  Ribuan Warga Hadiri Halal Bihalal Dikediaman Bakal Calon Walikota Jambi Budi Setiawan

Selain itu, okupansi hotel rata-rata bisa mencapai lebih dari 60 persen setelah sebelumnya berada di kisaran 10-20 persen. Hitungan okupansi hotel tersebut, dihitung berdasarkan kapasitas maksimal kamar yang diizinkan untuk menerima tamu yaitu 70 persen dari total kapasitas.

Share :

Baca Juga

Sumber Foto: jambidaily.com/ asri media group

Daerah

Al Haris: Jambi Peringkat 2 Pertumbuhan Ekonomi Se-Sumatera

Daerah

Gempa Sumatera Barat, Jadi yang ke-10 Sejak 1835

Daerah

Feby Deru Dorong Pelaku Usaha Kuliner Angkat Eksistensi Makanan Lokal

Daerah

Kapolda Riau Ziarah Makam Marhum Pekan Pendiri Kota Pekanbaru

Daerah

MTQ Ke 51 Tingkat Provinsi Tahun 2022 Resmi Berakhir, Tanjab Barat Raih Peringkat Kedua

Daerah

Peringatan HUT KONI, Gubernur dan Ketua KONI Jambi Senam Sehat Bersama Masyarakat

Daerah

Budi Setiawan Ajak Semua Stakeholder Bekerjasama Tingkatkan Prestasi Olahraga Di Merangin

Daerah

Presiden Apresiasi Peran Desa Dalam Penanganan Pandemi