Kodim Jambi Gelar Komsos Dengan Komponen Bangsa Pasca Ledakan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Polda Jambi Tingkatkan Pengamanan Satukan Komitmen, TNI AD Gelar Bimtek Penilaian Sistek Info Kotama dan Balakpus Pangdam XVII/Cenderawasih Buka Turnamen Bola Voli Dalam Rangka Hari Juang Kartika TNI-AD Tahun 2022 Lewat Adu Penalti, Maroko Usir Spanyol dari Piala Dunia 2022

Home / Ekonomi / Regional

Kamis, 16 Desember 2021 - 13:55 WIB

Hunian Hotel di Bali Meningkat Jelang Akhir Tahun

Sriwijayadaily

Tingkat Penghunian Kamar atau okupansi hotel berbintang lima di Bali meningkat menjelang akhir tahun. Kondisi ini berbanding terbalik dibandingkan bulan-bulan sebelumnya yang berada di bawah rata-rata hotel berbintang 1 sampai 4.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, okupansi hotel berbintang 5 di Bali pada Oktober 2021 mencapai 20,65 persen, naik dari bulan sebelumnya yang sebesar 11,61 persen. Sejak Januari 2021, okupansi hotel berbintang 5 di Bali berkisar antara 5 sampai 12 persen, kecuali Juni 2021 yang juga mencapai rekor tertinggi dengan okupansi 22,61 persen.

Baca :  Bupati Tanjabbar Pimpin Upacara HUT Pramuka Ke-61

Sementara itu, hotel berbintang 4 di Bali juga naik okupansinya menjadi 18,26 persen dari bulan sebelumnya 9,33 persen. Begitu juga dengan hotel berbintang 3 yang naik dari 7,32 persen pada September 2021 menjadi 13,93 persen pada Oktober 2021. Okupansi hotel berbintang 2 di Bali naik dari 8,5 persen pada September 2021 menjadi 12,14 persen pada Oktober 2021

Baca :  Jadi Pembicara Dies Natalis ke-67 SMK PP Negeri Sembawa, Budi Setiawan Berharap Para Siswa Terus Menggali Potensi Untuk Membangun Negeri

Peningkatan okupansi hotel dipicu oleh kegiatan MICE. Dalam beberapa bulan terakhir, banyak kegiatann digelar oleh sejumlah institusi baik pemerintah maupun swasta dalam beberapa waktu terakhir.

Baca :  Panen Cabai Merah Perdana, Gubernur Jambi Apresiasi Poktan Bangun Karya Betara

Selain itu, okupansi hotel rata-rata bisa mencapai lebih dari 60 persen setelah sebelumnya berada di kisaran 10-20 persen. Hitungan okupansi hotel tersebut, dihitung berdasarkan kapasitas maksimal kamar yang diizinkan untuk menerima tamu yaitu 70 persen dari total kapasitas.

Share :

Baca Juga

Regional

Temanggung Jadi yang Pertama Vaksinasi Anak di Jawa Tengah

Regional

Angin Kencang Landa Kota Pekanbaru, Begini Penjelasan BMKG Pekanbaru

Regional

KKP-Polri Gagalkan Penyelundupan Karang Hias di Lombok

Politik

AHY Resmi Melantik Mashuri Sebagai Ketua DPD Demokrat Provinsi Jambi

Regional

Puluhan Hektar Lahan di Riau Terbakar

Regional

Tiga Warga Tewas Akibat Angin Kencang di Mojokerto

Nasional

Kementan Pastikan Penyakit LSD Sapi tidak Berbahaya bagi Manusia

Ekonomi

Bank 9 Jambi – PWI Siap Berkolaborasi, Berbagi Ilmu Perbankan Untuk Wartawan