Babinsa Kodim 0415/Jambi Jalin Silaturahmi dengan Warga Binaan Melalui Komsos Dandim 0416/Bute Ingatkan Bahaya Judi Online dan Lakukan Pemeriksaan Handphone Upacara Peringatan 17an Kodim 0416/Bute, Dandim Sampaikan Amanat Pangdam II/Swj Cegah Polio, Satgas Yonif 753/AVT Berikan Imunisasi Gratis di Puncak Jaya Prajurit Satgas Mobile Yonif 323 Buaya Putih Dukung Peningkatan Ekonomi Lokal di Puncak Papua

Home / Nasional

Kamis, 28 Oktober 2021 - 01:35 WIB

Industri Halal Miliki Peran Strategis Dalam Tingkatkan Perekonomian Nasional

Jakarta – Sriwijayadaily.co.id

Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Ma’ruf Amin menyampaikan, industri halal memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian Nasional. Hal tersebut terlihat dengan banyaknya negara-negara di dunia yang fokus untuk mengembangkannya termasuk negara-negara yang memiliki populasi muslim yang relatif sedikit seperti Brazil, Thailand, Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok.

“Industri halal sendiri memiliki peran yang begitu strategis dalam meningkatkan perekonomian nasional. Oleh karena itu, Indonesia harus bekerja lebih keras untuk dapat bersaing dalam merebut pangsa pasar global industri halal,” imbuhnya dalam acara¬†Opening Ceremony Indonesia Sharia Economics Festival¬†(ISEF) 2021 secara virtual, Rabu (27/10/2021).

Baca :  Gotong Royong Koramil 415-12/Psr di Taman Toga Kelurahan Beringin Mempererat Hubungan TNI dan Masyarakat

Pihaknya mengungkapkan bahwasanya pemerintah Indonesia sedang melakukan upaya dalam peningkatan peran industri halal agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar untuk pertumbuhan ekonomi nasional.

“Inisiatif perbaikan peraturan dan kebijakan yang dapat mempercepat pengembangannya merupakan bentuk dari komitmen Pemerintah,” ungkapnya.

Ia menuturkan dengan terbitnya Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (Meksi) 2019 – 2024 ini, menjadi rencana induk atau arah strategi pengembangan keuangan syariah di Indonesia, penguatan kelembagaan ekonomi, dan keuangan syariah yang semula adalah Komite Nasional Ekonomi Syariah (KNKS) menjadi Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Rencan Induk itu, diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2020, tentang Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah dengan Presiden Joko Widodo, sebagai ketua dan wakil presiden Ma’ruf Amin sebagai wakil ketua, sekaligus ketua harian merupakan bagian dari upaya dalam peningkatan peran industri halal.

Baca :  Gotong Royong Koramil 415-12/Psr di Taman Toga Kelurahan Beringin Mempererat Hubungan TNI dan Masyarakat

“Terbitnya Meksi ini menjadi rencana induk dalam strategi pengembangan keuangan syariah di indonesia serta menjadi acuan dalam penguatan komite nasional ekonomi dan keuangan syariah,” tuturnya.

Sementara itu, Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan bahwa ekonomi syariah nasional kontribusinya saat ini semakin nyata.

“Ekonomi Syariah Nasional saat ini kontribusinya semakin nyata, setiap tahun indonesia semakin bergerak maju untuk menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia, menjalin kerjasama lebih luas dengan berbagai lembaga internasional, serta membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional yang terus berkembang,” katanya.

Baca :  Gotong Royong Koramil 415-12/Psr di Taman Toga Kelurahan Beringin Mempererat Hubungan TNI dan Masyarakat

Ia juga menyampaikan bahwa tingkat literasi masyarakat terhadap ekonomi syariah meningkat dari 16,3 persen menjadi 20,1 persen pada Tahun 2021.

“Sebagai hasil edukasi yang luas dan berjamaah, hasil survei tahun ini menunjukkan peningkatan yang bagus dalam tingkat literasi masyarakat terhadap ekonomi syariah, yakni meningkat dari 16,3 persen menjadi 20,1 persen,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Vaksinasi Covid-19 se-Kecamatan Jaluko Diserbu Warga

Nasional

Warga Rusia Turun ke Jalan Mengecam Invasi ke Ukraina

Nasional

Era Digital, Kemnaker Tingkatkan Skill Santri Milenial

Nasional

Do they offer a Free Online Online dating service?

Nasional

Di Kendari Puluhan Baliho Kepala Daerah Sambut Kedatangan Peserta HPN 2022

Nasional

Menaker Imbau Kepala Daerah Patuhi PP 36/2021 Tentang Pengupahan
Pemandangan alun-alun di luar balai kota Kharkiv yang rusak pada 1 Maret 2022, hancur akibat ditembaki oleh pasukan Rusia yang menyerang gedung pemerintah kota yang sebagian besar berbahasa Rusia. (Foto oleh Sergey BOBOK / AFP)

Nasional

Update Situasi Perang Rusia Vs Ukraina

Nasional

Menguak Kekayaan Tersembunyi Pulau Batanta Raja Ampat Papua