Peduli Sesamo, Koramil Tungkal Ulu Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Kurang Mampu Danrem 042/Gapu Melalui Vicon Ikuti Taklimat Awal Wasrik BPK RI Gelar National Convention Ke-4, Duta Elok Persada Berikan Apresiasi Pada Mitra Usaha Kasad Tegaskan TNI AD Harus Jadi Solusi Hadapi Ancaman Banglingstra Pangdam II/Sriwijaya : Kehadiran TNI Harus Ada Manfaat Untuk Masyarakat

Home / Ekonomi

Kamis, 28 Oktober 2021 - 01:35 WIB

Industri Halal Miliki Peran Strategis Dalam Tingkatkan Perekonomian Nasional

Jakarta – Sriwijayadaily.co.id

Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Ma’ruf Amin menyampaikan, industri halal memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian Nasional. Hal tersebut terlihat dengan banyaknya negara-negara di dunia yang fokus untuk mengembangkannya termasuk negara-negara yang memiliki populasi muslim yang relatif sedikit seperti Brazil, Thailand, Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok.

“Industri halal sendiri memiliki peran yang begitu strategis dalam meningkatkan perekonomian nasional. Oleh karena itu, Indonesia harus bekerja lebih keras untuk dapat bersaing dalam merebut pangsa pasar global industri halal,” imbuhnya dalam acara¬†Opening Ceremony Indonesia Sharia Economics Festival¬†(ISEF) 2021 secara virtual, Rabu (27/10/2021).

Baca :  Prihatin Dampak Batubara, SAH Usulkan Pengurangan Kuota Produksi dan Pembatasan Jumlah Angkutan

Pihaknya mengungkapkan bahwasanya pemerintah Indonesia sedang melakukan upaya dalam peningkatan peran industri halal agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar untuk pertumbuhan ekonomi nasional.

“Inisiatif perbaikan peraturan dan kebijakan yang dapat mempercepat pengembangannya merupakan bentuk dari komitmen Pemerintah,” ungkapnya.

Ia menuturkan dengan terbitnya Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (Meksi) 2019 – 2024 ini, menjadi rencana induk atau arah strategi pengembangan keuangan syariah di Indonesia, penguatan kelembagaan ekonomi, dan keuangan syariah yang semula adalah Komite Nasional Ekonomi Syariah (KNKS) menjadi Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Rencan Induk itu, diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2020, tentang Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah dengan Presiden Joko Widodo, sebagai ketua dan wakil presiden Ma’ruf Amin sebagai wakil ketua, sekaligus ketua harian merupakan bagian dari upaya dalam peningkatan peran industri halal.

Baca :  Berkebun Buah, Peluang Bisnis yang Menguntungkan

“Terbitnya Meksi ini menjadi rencana induk dalam strategi pengembangan keuangan syariah di indonesia serta menjadi acuan dalam penguatan komite nasional ekonomi dan keuangan syariah,” tuturnya.

Sementara itu, Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan bahwa ekonomi syariah nasional kontribusinya saat ini semakin nyata.

“Ekonomi Syariah Nasional saat ini kontribusinya semakin nyata, setiap tahun indonesia semakin bergerak maju untuk menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia, menjalin kerjasama lebih luas dengan berbagai lembaga internasional, serta membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional yang terus berkembang,” katanya.

Baca :  Dukung UMKM Warga Binaan, Babinsa Koramil Muarabungo Sambangi Pembuat Tahu

Ia juga menyampaikan bahwa tingkat literasi masyarakat terhadap ekonomi syariah meningkat dari 16,3 persen menjadi 20,1 persen pada Tahun 2021.

“Sebagai hasil edukasi yang luas dan berjamaah, hasil survei tahun ini menunjukkan peningkatan yang bagus dalam tingkat literasi masyarakat terhadap ekonomi syariah, yakni meningkat dari 16,3 persen menjadi 20,1 persen,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Pemerintah Buka Keran Ekspor Minyak Goreng Mulai 23 Mei 2022

Bisnis

Dukung UMKM Warga Binaan, Babinsa Koramil Muarabungo Sambangi Pembuat Tahu
Foto: Ayundra

Ekonomi

Bangkitkan Pariwisata Nasional, BNI Dukung Penuh GATF

Ekonomi

Pemerintah Siapkan Kompensasi Penghapusan Premium

Ekonomi

Sebanyak 14 Karyawan SPBU Ikuti Pelatihan Peningkatan Pelayanan dan Kinerja

Ekonomi

Tanah Riau Subur, 45 Jenis Komoditi Diekspor dan Jadi Cuan

Ekonomi

Bensa, Varian Baru Bahan Bakar Nonfosil

Ekonomi

Garuda Resmi Jadi Official Airline Liga Indonesia Baru