Jumlah Masyarakat Kembali ke Yigi Semakin Bertambah, Ini Pesan Danrem 172/PWY Pengesahan RKUHP Meresahkan Kalangan Pers, SMSI akan Menggugat Melalui MK Kodam Cenderawasih Raih Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik TNI AD Selalu Ada untuk Rakyat : Bantuan Kasad Sampai ke Tenda Pengungsi Korban Gempa Bumi Cianjur Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Panglima Angkatan Bersenjata Diraja Brunei

Home / Gema TNI

Kamis, 27 Januari 2022 - 13:05 WIB

Kapendam Cenderawasih : Tiga Prajurit TNI Gugur Oleh Kebrutalan Gerombolan KST Papua

FOTO : Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, S.H., M.H.

FOTO : Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, S.H., M.H.

Puncak, Sriwijayadaily.co.id ~ Akibat kebrutalan penyerangan dari gerombolan Kelompok Separatis Teroris Papua (KST) terhadap Prajurit TNI pada pagi hari Kamis (27/1/2022) bertempat di Kampung Tigilobak, Distrik Gome, Kab Puncak mengakibatkan Prajurit TNI Pos Koramil Gome, Satgas Kodim YR 408/Sbh meninggal dunia.

Demikian disampaikan Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, S.H., M.H. dalam keterangan tertulisnya.

Kejadian bermula dari penyerangan dilakukan oleh gerombolan KST terhadap Prajurit TNI dari Pos Koramil Gome, Satgas Kodim YR 408/Sbh pada pagi hari.

Baca :  Pangdam XVII/Cenderawasih Menerima Kunjungan GM PT. Garuda Indonesia Di Makodam

“Saat dilaksanakan pergantian jaga, tiba-tiba Satgas Kodim YR 408/Sbh mendapatkan tembakan dari Pok KSTP. Kemudian Personel TNI Satgas Kodim YR 408/Sbh melakukan balas tembakan. Akibat kejadian ini terdapat korban 2 (dua) orang personel Satgas Kodim YR 408/Sbh terkena tembakan, yaitu Serda Rizal luka tembak di bagian pinggang dan Pratu Tuppal Baraza luka tembak di perut bagian bawah,” jelas Kapendam XVII/Cenderawasih.

“Akibat tertembak oleh gerombolan KST, kemudian kedua Prajurit TNI yang mengalami luka tembak dievakuasi menuju Puskesmas Ilaga dengan menggunakan kendaraan,” tambah Kapendam XVII/Cenderawasih.

Baca :  Aslog Kasdam II/Swj Tinjau Perkembangan Pembangunan Makodim Di Batanghari

Selanjutnya Kapendam XVII/Cenderawasih menjelaskan Prajurit TNI Serda Rizal meninggal dunia pada saat perjalanan menuju Puskesmas Ilaga. Kemudian setibanya di Puskesmas Ilaga, korban Pratu Tuppal Baraza mendapat pertolongan pertama oleh Dokter Puskesmas Ilaga, namun setelah mendapat pertolongan dari Dokter Puskesmas untuk Pratu Tuppal Baraza dinyatakan meninggal dunia.

Lebih lanjut diungkapkan Kapendam XVII/Cenderawasih setelah dilaksanakan evakuasi, kembali terjadi penyerangan kembali oleh KST terhadap Pos Satgas Kodim YR 408/Sbh.

Baca :  Buka MTQ Tingkat SLTA, Gubernur Herman Deru Imbau Seluruh SMA dan SMK di Sumsel Cetak Generasi Berakhlakul Karimah

“Akibat penyerangan kembali ke Pos TNI, sehingga mengakibatkan 2 (dua) personel atas nama Pratu Rahman dan Pratu Saeful terkena tembakan kemudian dievakuasi ke Puskesmas Illaga. Setibanya di Puskesmas Ilaga untuk korban Pratu Rahman dinyatakan meninggal dunia oleh dokter puskesmas,” ungkap Kapendam XVII/Cenderawasih.

“Akibat penyerangan brutal KST terhadap Pos Satgas Kodim YR 408/Sbh mengakibatkan personel TNI berjumlah 3 (tiga) personel Satgas Kodim YR 408/Sbh meninggal dunia dan 1 (satu) personel dalam kondisi kritis,” tambah Kapendam XVII/Cenderawasih. (**)

Share :

Baca Juga

Gema TNI

Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142 Sambut Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Yalimo

Gema TNI

Pererat Kemitraan, Danrem 042/Gapu Bagikan Bingkisan Lebaran Kepada Awak Media

Gema TNI

Dandim 0415/Jambi Hadiri Peringatan HUT Ke-76 Pemkot Jambi

Gema TNI

Lepas Satgas Yonif R 142/KJ ke Daerah Latihan, Danrem 042/Gapu : Bagi Prajurit, Tugas Merupakan Kebanggaan dan Kehormatan

Gema TNI

Angkatan Darat Berduka, Salah Satu Sesepuh Terbaik Berpulang

Gema TNI

Pangdam Brawijaya Sambut Kedatangan Presiden di Trenggalek

Gema TNI

Dandim 0416/Bute Lepas Prajurit yang Memasuki Masa Purna Tugas

Gema TNI

Aslog Kasdam II/Swj Tinjau Perkembangan Pembangunan Makodim Di Batanghari