Halal Bihalal Ala Pendam II/Swj Dengan Disperkim Sumsel Uji Kemampuan Fisik dan Mental Siswa Diktukba, Dodik Secaba Gelar Latihan Lintas Medan Kaajendam II/Swj Pimpin Acara Tradisi Korps Raport Masuk & Pindah Satuan Kodim 0416/Bute Gelar Latihan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir Ciptakan Lingkungan Bersih Dan Sehat, Anggota Kodim 0416/Bute Laksanakan Pembersihan Pangkalan

Home / Nasional

Sabtu, 8 Januari 2022 - 14:53 WIB

Ketua KPU RI: Kesuksesan Pemilu Memerlukan Keterbukaan Data

Sriwijayadaily

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Ilham Saputra, mengatakan kesuksesan pemilihan umum (Pemilu), dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 memerlukan dukungan  ekosistem keterbukaan data pemilihan umum (Pemilu).

Hal itu disampaikan Ketua KPU RI Ilham Saputra, melalui keterangan tertulisnya, usai menandatangani nota kesepahaman dengan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

“Tentu KPU terus membuka diri untuk bekerja sama dengan instansi-instansi yang punya komitmen untuk menyelenggarakan Pemilu 2024 dan menyukseskan Pemilu dan Pilkada 2024 dengan baik,” kata Ilham Saputra.

Selain itu, KPU juga menandatangani nota kesepahaman dengan salah satu media massa daring nasional untuk membangun informasi yang sehat dan menekan hoaks pemilu.

“Tentu adalah untuk penguatan informasi, jadi pengalaman 2019 lalu informasi sangat bebas sekali, berita hoaks pun sulit untuk dikonfirmasi, kemudian juga berita-berita ini diterima oleh masyarakat dan akan membuat semakin besar potensi konflik,” ujar  Ilham.

Menurutnya, dampak berita hoaks tersebut kemudian mengakibatkan fragmentasi kekuatan politik semakin tinggi akhirnya tidak sehat untuk penyelenggaraan pemilu dan pilkada.

“Nota kesepahaman itu sebagai langkah nyata dalam membangun pemilu yang sehat dan menekan potensi konflik pemilu,” katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati menyebutkan Perludem terus berkomitmen untuk mendorong keterbukaan data pemilu sebagai salah satu bentuk transparansi yang secara signifikan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilu.

“Dengan menguatkan ekosistem keterbukaan data pemilu, masyarakat dapat memahami, berpartisipasi, mengevaluasi dan pada akhirnya menerima hasil pemilu,” kata Khoirunnisa.

Nota kesepahaman KPU-Perludem adalah pembaharuan dari nota kesepahaman akses data terbuka dan digitalisasi data dalam rangka sosialisasi dan pendidikan pemilu pada periode 2015—2020.

Melalui pembaharuan itu Perludem menggunakan pendekatan baru yaitu penguatan ekosistem. Pendekatan tersebut menitikberatkan pada kontribusi dari banyak elemen yang saling berkait.

Share :

Baca Juga

Nasional

Cash Advance Carlsbad, Ca Payday Loans Title Loans Opencashadvance

Nasional

Menkes Terbitkan Ketentuan Isolasi Mandiri Bagi Pasien Omicron

Daerah

Total 43 Korban Meninggal Ditemukan Akibat Erupsi Gunung Semeru

Nasional

AP I Prediksikan Lonjakan Penumpang Lebaran 2022 Capai 452 Persen

Nasional

Perubahan Iklim Jadi Ancaman Lebih Seram dari Pandemi Covid-19

Nasional

Pelaku Penimbunan BBM Bersubsidi Ditangkap, Begini Aksinya

Daerah

Cegah COVID-19 di HPN 2022, Gubernur Sultra Minta Penerapan Prokes Ketat

Nasional

Garuda Resmi Jadi Official Airline Liga Indonesia Baru