Pasiter Kodim Jambi Beri Pembekalan Wasbang Kepada Mahasiswa Pengamat Ungkap Sosok Budi Setiawan yang Humble Serta Punya Daya Juang Tinggi Danrem 042/Gapu Berharap Rumkit Bratanata Jambi Semakin Maju dan Berkembang Mayor Widi : Bahaya Radikalisme Harus Dipahami Generasi Muda Kodim 0402/OKI Raih Juara I Lomba Karya Jurnalistik TMMD Ke-115

Home / Gema TNI

Rabu, 12 Januari 2022 - 12:14 WIB

Kodim 0418/Palembang Gelar Penyuluhan Hukum dan Binroh Bintalid Juang TA 2022

SRIWIJAYADAILY

Kodim 0418/Palembang menggelar penyuluhan hukum triwulan I Tahun Anggaran (TA) 2022 bagi personel militer dan persit jajarannya, bertempat di Aula Makodim 0418/Plg di Jalan Diponegoro Talang Semut Palembang, Rabu (12/1/2022).

Kasdim 0418/Plg Letkol Inf M. Dasam, S.Ag mewakili Dandim dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan hukum tersebut sangat penting guna lebih meningkatkan kedisiplinan, kepatuhan dan ketaatan pada aturan hukum.

“Kegiatan ini juga untuk memberikan dan menambah wawasan tentang hukum kepada seluruh prajurit maupun anggota Persit. Untuk itu, agar para anggota bisa mengikuti penyuluhan hukum dengan baik dan serius,” kata Kasdim

Baca :  Konflik Rusia-Ukraina Menjadi Kajian Menarik Operasi Matra Darat

“Sehingga apa yang disampaikan oleh pemberi materi dapat kita serap dan selanjutnya dijadikan bekal dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, pemateri Kakumrem 044/Gapo, Mayor Chk Mayor Chk Robby Optemy, S.H. memaparkan beberapa point penting materi hukum melalui tema “Kita TNI, PNS dan Keluarganya Melalui Penyuluhan Hukum Militer dan Binroh, Bintalid Juang, Bersatu, Berjuang kita Pasti Menang”, yaitu Hukum Disiplin Militer Sosialisasi UU RI No. 25 Tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer dan Perpang TNI No. 44 Tahun 2015 tentang Peraturan Disiplin Militer.

Mayor Robby berharap, melalui kegiatan penyuluhan tersebut, tingkat pelanggaran dan permasalahan hukum militer dapat dipahami sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca :  Pangdam II/Sriwijaya Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan RTLH Di Kampung Pancasila

“Selain itu, anggota militer maupun PNS diminta dapat meminimalisir angka pelanggaran satuan, khususnya di jajaran Kodim 0418/Plg.

“Sebagai anggota TNI dan anggota Persit, dituntut mampu menjadi teladan bagi masyarakat. Prajurit juga harus menghindari terjadinya pelanggaran-pelanggaran di lingkup militer, apalagi tindak kejahatan yang bersinggungan dengan hukum,”ujar Mayor Robby

Tak lupa, Kakumrem 044/Gapo juga mengingatkan kepada seluruh peserta agar bijak menggunakan media sosial sesuai dengan perintah Kasad (Kepala Staf Angkatan Darat).

Sementara itu di tempat yang sama Kabintalrem 044/Gapo Lettu Inf Zainal Arifin dalam kegiatan penyuluhan Bintal menyampaikan jauhi narkoba, jangan sampai kita dekat sama narkoba atau terpengaruh sama narkoba, kita harus banyak bersyukur atas nikmat yang di berikan oleh Allah SWT kepada kita.

Baca :  Dispenad Menerima Penghargaan Sebagai Satker Terbaik dalam IKPA Wilayah KPPN IV Jakarta

“Jadilah prajurit yang mempunyai arti bagi diri sendiri, keluarga, satuan dan masyarakat yang selalu dicintai rakyat di lingkungan dengan tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun,” pungkasnya.

Kegiatan Penyuluhan Hukum dan Bintal dihadiri oleh para Pasi, Danramil, Anggota Bintara, Tamtama, PNS dan Ibu Persit jajaran Kodim 0418/Plg. (Penrem 044/Gapo)

Share :

Baca Juga

Gema TNI

Tingkatkan Minat Belajar, TNI Bagikan Alat Tulis Untuk Anak – Anak Di Pedalaman Papua

Gema TNI

Atmosfer Kebahagiaan Menyelimuti Warga Kenyam Nduga Bersama Satgas TNI 431/SSP

Gema TNI

Dandim 1709/Yawa Berbagi Sembako Untuk Anak Yatim Di Panti Asuhan

Gema TNI

Babinsa Numfor Rutin Melaksanakan Kebaktian Bersama Masyarakat di Gereja Baitel

Gema TNI

Serbuan Teritorial di Wilayah Kodim 0416/Bute Resmi di Tutup Aster Panglima TNI

Gema TNI

Pererat Kemitraan, Danrem 042/Gapu Bagikan Bingkisan Lebaran Kepada Awak Media

Gema TNI

Kunjungan Kasih Dan Ibadah Natal Jemaat Gereja Oikumene Bethesda Kesdam XVII/Cenderawasih Bersama Anak Panti Asuhan

Gema TNI

Kadispenad : Polisi Militer Lakukan Penahanan Sementara Selama 20 Hari Terhadap Para Tersangka