Sambut Idul Adha, Babinsa Desa Baru Amankan Pawai Obor dan Takbir Keliling Komitmen Alumni AKABRI ’94 dalam Mengatasi Stunting di Kalimantan Barat Prajurit Satgas Yonif 125/SMB Terangi Jembatan dan Dermaga di Kampung Yagatsu, Papua Prajurit TNI Rebut Distrik Bibida dari OPM dengan Tindakan Profesional dan Kemanusiaan TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Ribuan Baby Lobster di Cilacap

Home / Portal Militer

Rabu, 3 November 2021 - 08:25 WIB

Panglima TNI : Indonesia Tidak Boleh Lengah Walaupun Kasus Covid-19 Cukup Rendah

SRIWIJAYADAILY

Indonesia tidak boleh lengah walaupun kasus Covid-19 yang cukup rendah saat ini. Negara-negara lain sudah membuktikan, saat kasus rendah dan tidak lagi disiplin protokol kesehatan, maka terjadi lagi lonjakan kasus.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., saat meninjau vaksinasi massal, bertempat di Banda Aceh Convention Hall (BACH), Kota Banda Aceh, Selasa (2/11/2021).

Menurut Panglima TNI berbagai negara di dunia, termasuk negara-negara di Eropa yang telah melaksanakan vaksinasi, namun saat ini sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19. Relaksasi kegiatan sosial yang telah diterapkan ternyata tidak diikuti protokol kesehatan yang ketat.

“Akibatnya, walaupun vaksinasi sudah dilaksanakan secara massif, lonjakan kasus masih terjadi, artinya disiplin protokol kesehatan 3M adalah kunci dari penanganan pandemi,” ujarnya.

Baca :  Pabung Muaro Jambi Hadiri Rapurna DPRD Tentang Penyampaian LKPJ Pj Bupati Muaro Jambi

Panglima TNI mengatakan bahwa Indonesia harus waspada karena data menunjukkan walaupun tren pemeriksaan terus meningkat disaat kasus konfirmasi yang menurun, ternyata 92% dari testing tersebut merupakan testing dalam rangka screening perjalanan.

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa untuk menekan pandemi melalui upaya menekan laju penularan, maka kontak erat harus segera melakukan karantina. Kemudian semua kontak erat yang terlacak harus melaksanakan entry dan exit test.

“Di Provinsi Aceh, tren kenaikan kasus konfirmasi terjadi di Kota Sabang, Kabupaten Aceh Tenggara, dan Kabupaten Bireun,” katanya.

“Kota Banda Aceh sendiri telah mencapai 82% dan ini adalah capaian yang sangat baik, mengingat Kota Banda Aceh adalah pusat perekonomian dengan jumlah penduduk yang cukup besar dan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi, termasuk dari luar Kota Banda Aceh,” jelasnya.

Baca :  Mantap! Satgas Pamtas RI-MLY Yonarhanud 12/SBP Kembali Amankan Miras Ilegal Dari Malaysia

Lebih lanjut Panglima TNI berharap kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Aceh untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya vaksinasi covid-19 karena vaksin adalah salah satu upaya yang saat ini harus lebih kita optimalkan dalam menekan pandemi. “Vaksin perlu mendapat perhatian karena sampai saat ini ada masyarakat yang belum percaya vaksin dan masih ada masyarakat yang takut untuk divaksin,” katanya.

Dalam rapat  tersebut, Panglima TNI menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan. 3M sudah tidak lagi dapat dipisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. “Memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun sudah menjadi bagian dari kebutuhan kita,” tegasnya.

Panglima TNI menegaskan bahwa sesuai perintah dari  Bapak Presiden RI Joko Widodo,  Program percepatan Vaksinasi di bulan November 2021 harus sudah mencapai target 50% dan dibulan Desember 2021 sudah 70%. Sehingga herd immunity atau kekebalan komunal dapat tercapai dengan harapan  semua masyarakat sudah terlindungi dari Covid-19.

Baca :  Wakasad Terima Laporan Kenaikan Pangkat 46 Pati TNI AD, Salah Satunya Mayjen Kowad Pertama

“Saya bersama  Kapolri mengingatkan bahwa protokol kesehatan adalah kunci saat kita melaksanakan fase relaksasi,” tegasnya.

Usai melaksanakan rapat dengan jajaran Forkopimda se-wilayah Aceh, Panglima TNI meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi massal yang dipusatkan di Banda Aceh Convention Hall (BACH), Kota Banda Aceh.

Pelaksanakan serbuan vaksinsi massal dilakukan secara serentak di 24 Kabupaten/Kota, dengan sasaran para lansia, remaja, petugas publik dan masyarakat umum. Target vaksinasi sebanyak 19.600 dosis vaksin dengan melibatkan tenaga vaksinator sebanyak 470 personel yang terdiri dari TNI, Polri dan Dinkes.

(Puspen TNI)

Share :

Baca Juga

Portal Militer

Danrem 045/Gaya Hadiri Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Kemenkumham Babel

Portal Militer

Dandim 0416/Bute Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Ikut Aktif Menciptakan Lingkungan Yang Kondusif

Portal Militer

Hari Bhayangkara, Satgas Pamtas Yonif 511/DY Kunjungi Polsek Sota

Portal Militer

Pemimpin AL Pasifik Bahas Stabilitas Kawasan

Portal Militer

Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Sertijab Danrem 045/Gaya

Portal Militer

Danrem 042/Garuda Putih Pantau Arus Mudik Lebaran 1443 H Di Terminal Bandara STS Jambi

Portal Militer

Balakdam II/Sriwijaya Terima Kunjungan Pangdam II/Swj

Portal Militer

Kodim 0426 Tulang Bawang Kuatkan Semangat Gotong Royong di Bulan Suci Ramadhan