Wujud Peduli Kemanusiaan, PTBA TBK Tanjung Enim Salurkan Bencana Kabupaten Tanah Datar Dan Agam Pastikan Lahan Tersedia, Dandim Bute Bergerak Cepat Meninjau Lokasi Program Oplah 2024 Di Wilayah Tebo Satgas TMMD Kodim Muara Enim Gelar Penyuluhan Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Minat Baca Dan Perpustakaan Wujud Sinergitas TNI dengan Masyarakat, Satgas TMMD Kodim Muara Enim Gotong Royong Bangun Mushola Pangdam II/Swj : Bangga Boleh, Jangan Sombong

Home / Warta TNI

Rabu, 10 November 2021 - 11:21 WIB

Panglima TNI Letakkan Batu Pertama Pembangunan RSAU Prof. DR. Abdulrachman Saleh

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P. dan Wakasau Marsdya TNI A. Gustaf Brugman, M.Si. (Han) meletakan Batu Pertama dan Penandatanganan Prasasti Pembangunan RSAU Prof. DR. Abdulrachman Saleh yang bertempat di daerah Pancoran Jakarta Selatan, Selasa (9/11/2021). FOTO : PUSPEN TNI

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P. dan Wakasau Marsdya TNI A. Gustaf Brugman, M.Si. (Han) meletakan Batu Pertama dan Penandatanganan Prasasti Pembangunan RSAU Prof. DR. Abdulrachman Saleh yang bertempat di daerah Pancoran Jakarta Selatan, Selasa (9/11/2021). FOTO : PUSPEN TNI

SRIWIJAYADAILY

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P. dan Wakasau Marsdya TNI A. Gustaf Brugman, M.Si. (Han) meletakan Batu Pertama dan Penandatanganan Prasasti Pembangunan RSAU Prof. DR. Abdulrachman Saleh yang bertempat di daerah Pancoran Jakarta Selatan, Selasa (9/11/2021).

Dalam sambutannya, Panglima TNI menyampaikan bahwa sejak awal menjabat sebagai Panglima TNI selalu mengingatkan adanya ancaman global yaitu ancaman Cyber (Cyber Threat), kedua ancaman Biologi (Bio Threat) dan ancaman kesenjangan. “Ancaman tersebut selalu saya sampaikan pada saat Rapim TNI maupun saat memberikan seminar dihadapan mahasiswa, siswa Sesko TNI dan Sesko Angkatan,” katanya.

Baca :  Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Babinsa Desa Kendal Bersama PPL Gelar Penyuluhan Pertanian

“Pada bulan Januari 2018 kita dikejutkan dengan wabah campak yang terjadi di Kabupaten Asmat dan merenggut puluhan nyawa anak-anak dan ratusan lainnya harus dirawat dan di tahun 2019 kita kembali dikejutkan dengan virus Covid-19 yang kemudian menyebabkan pandemi di seluruh dunia,” ungkap Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa pandemi tidak hanya menyebabkan ratusan orang sakit dan jutaan lainnya meninggal dunia, tetapi juga mempengaruhi seluruh sendi kehidupan umat manusia. “Saat puncaknya yang lalu seluruh negara termasuk Indonesia, mengalami kesulitan dalam menangani pasien yang membludak. Jumlah pasien yang mengalami kondisi kritis sangat banyak,” ujarnya.

Baca :  Blusukan Hingga ke Dusun, Kadispenad Cek Pelaksanaan TMMD di Bantul

“Bahkan industri kesehatan tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan alat kesehatan, oksigen, oksigen konsentrator, obat-obatan, APD, masker, vaksin dan sebagainya. Ratusan tenaga kesehatan juga meninggal dunia,” tambahnya.

Disitulah, Panglima TNI sadar betapa sangat penting dibidang kesehatan untuk ketahanan nasional. “TNI juga membutuhkan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman CBRNE (Chemical, Biological, Radiological, Nuclear and Explosive),” imbuhnya.

Menurut PanglimaTNI, Rumah Sakit Infeksi merupakan salah satu ujung tombak dalam menghadapi ancaman tersebut dan ujung tombak dalam menghadapi pandemi. TNI memerlukan lebih banyak Rumah Sakit yang representatif, mampu memberikan pelayanan yang baik, ramah, responsif, cepat dan tepat kepada prajurit TNI dan keluarganya.

Baca :  Peringati HUT Ke-78, Persit Korem 042 Gelar Donor Darah

“Rumah Sakit TNI harus dapat menjawab kebutuhan seluruh Prajurit TNI dan keluarganya. Setiap prajurit yang bertugas harus didukung dengan fasilitas kesehatan yang dibutuhkan,” tegasnya.

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa Rumah Sakit Angkatan Udara Prof. DR. Abdulrachman Saleh adalah salah satu upaya untuk menjawab kebutuhan dan tantangan tersebut. “Nama Prof. DR. Abdulrachman Saleh dipilih bukan tanpa alasan. Beliau adalah pionir dan tokoh TNI AU yang multi talenta, dokter sekaligus penerbang,” ucapnya.

“Semoga semangat juangnya beliau dapat mewarnai RSAU dan menjiwai semangat pengabdian seluruh tenaga kesehatan yang ditugaskan demi bangsa dan negara tercinta,” harap Panglima TNI.

(Puspen TNI)

Share :

Baca Juga

Warta TNI

Babinsa Koramil 415-08/Danau Teluk Pantau Pasar Murah

Warta TNI

Safari Ramadhan Pangdam II/Sriwijaya di Wilayah Korem 042/Gapu

Warta TNI

Bentuk Perhatian Kepada Warga, Babinsa Kaureh Bantu Mengolah Makanan Tradisional Sagu

Warta TNI

Syukuran HUT Ke-78 Persit Kartika Chandra Kirana, Pangdam Cenderawasih : Tujuan Mulia Jadikan Semangat

Warta TNI

Pengabdian Seorang Babinsa Kodim 0415/Jambi Dalam Penanganan Covid-19 Di Wilayahnya

Warta TNI

Bentuk Kepedulian Satgas YPR 330 Tembus Hutan Belantara Papua Bagikan Sembako Dan Obati Warga

Warta TNI

Dipenghujung Masa Tugas, Ini Pesan Danrem 045/Gaya Kepada Prajurit Dan PNS

Warta TNI

Hari Bhayangkara, Satgas Pamtas Yonif 511/DY Kunjungi Polsek Sota