Pangdam XVII/Cenderawasih Coffee Morning Dan Olahraga Bersama Insan Pers Dan Mantan Pemain Persipura Kasad Tinjau Pembangunan Fasilitas dan Barak Prajurit Pangdam XVII/Cenderawasih Ajak FKUB Dan Para Tokoh Agama Membangun Papua Melalui Iman BKPSDM Tanjabbar Gelar Bimtek Tata Kelola BLUD Bagi Nakes Pergelaran Teater Tonggak ‘Lesung Luci’ Menjadi Penutup Temu Teater Jambi 2022

Home / Nasional / Regional

Selasa, 21 Desember 2021 - 06:04 WIB

Presiden RI Ingatkan Hati – Hati Dalam Pengelolaan Dana Desa

Sriwijayadaily

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, pengelolaan Dana Desa tersebut dilakukan secara hati-hati. Mengingat, Sejak 2015 hingga saat ini pemerintah telah menggelontorkan sebesar Rp400,1 triliun untuk Dana Desa.

“Hati-hati pengelolaan  Dana Desa yang jumlahnya tidak sedikit, jumlahnya sangat besar sekali. Sekali lagi, Rp400,1 triliun, gede sekali. Begitu salah sasaran, begitu tata kelolanya tidak baik, bisa lari ke mana-mana. Ini perlu saya ingatkan,” ujar Presiden yang dikutip dari laman setkab.go.id pada Senin (20/12/2021).

Secara rinci Presiden menyampaikan, anggaran Dana Desa di 2015 sebesar Rp20,8 triliun, 2016 Rp46,7 triliun, 2017 Rp59,8 triliun, 2018 Rp59,8 triliun, 2019 Rp69,8 triliun, 2020 Rp71,1 triliun, dan 2021 sebesar Rp72 triliun.

Baca :  Diresmikannya 3 DOB Papua, Kini Indonesia Miliki 37 Provinsi

“Kalau kita lihat APBD Desa juga meningkatnya drastis sekali. (Tahun) 2014 itu rata-rata Rp329 juta, 2015 itu sudah naik menjadi Rp701 juta, 2021 Rp1,6 miliar,” imbuhnya.

Presiden menegaskan sejak 2014 pemerintah telah berkomitmen untuk membangun Indonesia dari pinggiran, perbatasan, dan desa. Pembangunan yang dilakukan bersifat Indonesia sentris, bukan Jawa sentris.

“Yang kita bangun juga bukan hanya yang gede-gede saja, yang kita bangun juga bukan hanya yang besar-besar saja. Jalan tol misalnya, atau pelabuhan-pelabuhan besar, atau airport atau bandara, bukan itu saja. Tetapi juga jalan-jalan di kampung, jalan-jalan di desa, embung-embung kecil yang ada di desa, dan memperbaiki pasar-pasar rakyat yang ada di desa-desa,” ujarnya.

Baca :  Cash Advance Carlsbad, Ca Payday Loans Title Loans Opencashadvance

Lebih lanjut Presiden mengungkapkan, sejumlah pembangunan fisik di desa juga telah dilakukan dengan menggunakan alokasi anggaran tersebut.

“Dari data yang saya miliki, fisiknya yang sudah terbangun itu juga kelihatan. Jalan desa misalnya, sudah terbangun 227 ribu kilometer jalan desa, embung yang kecil-kecil 4.500 unit, irigasi 71 ribu unit, jembatan 1,3 juta meter, pasar desa ada 10.300 unit, BUMDes saat ini juga telah mencapai 57.200 unit. Ini kelihatan, kelihatan, kelihatan,” ujarnya.

Baca :  Latina Ladies Time frame

Tak hanya itu, dana tersebut juga digunakan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di desa. Di antaranya pembangunan prasarana penyediaan air bersih sepanjang 1,2 juta kilometer, posyandu 38 ribu unit, polindes 12 ribu unit, hingga  drainase 38 juta meter.

“Ini terbangun, semuanya terbangun. Sumur 59 ribu unit, PAUD ada tambahan 56 ribu unit PAUD, ada fasilitas olahraga, ada MCK, semuanya dalam rangka peningkatan kualitas hidup masyarakat desa,” tandasnya

Share :

Baca Juga

Nasional

Jadwal Pemilu 2024 Sudah Ditetapkan, Presiden Pastikan Tak Ada Penundaan

Regional

Banjir Meluas, 2.751 Warga Aceh Timur Mengungsi

Regional

Perkuat Desa Digital, Wamendes Budi Arie: Desa Wajib Punya Website

Hukum

Jokowi Bahas Situasi Dunia dengan Presiden Dewan Eropa

Regional

Cegah Karhutla, Gubri Tawarkan Bantuan Ekskavator untuk Masyarakat

Kesehatan

Wakil Ketua DPR: Segera Cegah Penyebaran Varian Omicron

Regional

Pengurus SMSI Provinsi Jambi Periode 2022 -2027 Resmi Dilantik

Gema TNI

Prajurit Kodim Tanjab Ikuti Garjas Periodik