Progres Pembangunan Musholla Desa Fajar Indah Sudah Tahapan Pengecatan Usung Nuansa Dan Konsep Minimalis, Ini Penampakan RTLH TMMD Kodim 0404/Muara Enim Kades Fajar Indah Apreasiasi Pembangunan RTLH Satgas TMMD Kodim 0404/Muara Enim Barisan Keluarga Budi Setiawan Luncurkan Posko Kemenangan Pilwako Jambi 2024 Wakasad : Pembangunan Satuan Krusial Bagi Pengembangan Kekuatan Pertahanan

Home / Warta TNI

Rabu, 15 Mei 2024 - 17:10 WIB

Satgas TMMD 120 Kodim 0404/ME Gelar Penyuluhan Pemanfaatan Toga

Muara Enim, sriwijayadaily.co.id – Sebagai pendorong teritorial dan konsep stimulasi atas program pemerintah daerah sebagai kontribusi positif mengusung kemajuan masyarakat desa.

Kodim 0404/ME mengadakan program penyuluhan pertanian dari dinas ketahanan pangan Kabupaten Muara Enim dalam rangka TMMD ke 120 tahun 2024 bertempat di balai desa Fajar Indah Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Rabu (15/5/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri juga pihak Kecamatan, Kepala Desa Medi Karno dan juga Pokja 4 serta sejumlah ibu PKK dan masyarakat setempat.

Anton Mustianto selaku penyuluh pertanian dari dinas ketahanan pangan menyampaikan sejumlah materi dan diskusi ringan dengan peserta kegiatan.

Baca :  Operasi Gaktib dan Yustisi Kodam II/Swj Tekan Pelanggaran Prajurit TNI di Sumbagsel

Sejumlah informasi menarik digulirkan narasumber termasuk UPTD Pembenihan yang disampaikan oleh Shadiq selaku kepala UPTD.

Pada kesempatan tersebut disampaikan pula oleh Pamuji Arianti selaku narasumber tentang tanaman Toga, dimana Toga adalah singkatan dari tanaman obat keluarga berfungsi sebagai penyedia obat Sekaligus merupakan tanaman kriteria keindahan pekarangan.

Pengertian tanaman toga adalah jenis tanaman hasil budidaya, yang berkhasiat sebagai obat. Sehingga, tanaman toga ini dikenal mampu untuk menyembuhkan macam penyakit.

Pada hakikatnya toga sendiri diartikan sebagai sebidang tanah (baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang), di mana bidang tanah itu digunakan untuk membudidayakan tanaman berkhasiat sebagai obat.

Baca :  Peduli Lansia Hidup Sebatangkara, Babinsa Kodim 0418/Plg Gercep Evakuasi Ke Dinas Sosial

Pemanfaatan bidang tanah untuk budidaya tanaman obat keluarga itu, dilakukan dalam rangka dalam rangka untuk memenuhi keperluan obat-obatan tradisional untuk keperluan keluarga.

Di mana obat tradisional tersebut bisa dibuat sendiri. Lalu, jika hasil budidaya tanaman banyak selanjutnya bisa disalurkan kepada masyarakat sekitar.

Jadi singkatnya, maksud tanaman toga yaitu jenis tanaman obat yang sering dimanfaatkan masyarakat sebagai obat tradisional. Alasannya, karena toga ini cenderung tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan dan harganya lumayan murah.

Baca :  Komsos Dengan Appem Dan Tomas, Dandim 0417/Kerinci: Terimakasih, Pelaksanaan Pilpres Dan Pileg Aman Dan Lancar

Namun, penyebutan tanaman obat keluarga ini lebih mengacu pada penataan pekarangan. Artinya, tidak berarti tanaman atau tanaman hias bisa berkhasiat obat. Dalam hal ini, suatu tanaman bisa disebut sebagai tanaman obat, yakni apabila sebagian, seluruh, atau eksudat tersebut bisa digunakan sebagai bahan, obat, ataupun ramuan obat-obatan, ujar Pamuji Arianti.

Kegiatan diakhiri gelar demo pelatihan guna memastikan materi yang dilaksanakan bisa diterapkan oleh kader PKK. (Pendim 0404/ME)

Share :

Baca Juga

Warta TNI

Kembali Aksi Teror Dari KST Papua Bakar Empat Rumah Di Distrik Omukia Dan Ilaga

Warta TNI

Kunjungi Yonif Raider 142/KJ, Ini Pesan Danrem 042/Gapu

Warta TNI

Atasi Kesulitan Air Kodim 0409/RL Gelar Program TNI AD Manunggal Air Bersih

Warta TNI

TNI Pastikan KTT ke-43 ASEAN Jakarta Berjalan Aman

Warta TNI

Kodim 0421/LS Melaksanakan Kegiatan Karbak TNI Bersihkan Aliran Sungai Dari Tumpukan Sampah

Warta TNI

Peduli Kesehatan Warga, Babinsa Koramil 10/JS Lakukan Pendampingan Posbindu

Warta TNI

Situasi Yigi Membaik, Warga Kembali Ke Rumah, TNI Terus Ciptakan Situasi Kondusif

Warta TNI

Serbuan Vaksin Kodim 0304/OKU Sasar Warga Sosoh Buay Rayap