Warga Desa Riam Padang Serahkan Senjata Api Rakitan kepada Satgas Pamtas RI-Malaysia Babinsa Koramil 05/Sengeti Hadiri Acara Perpisahan Santri MDA Assasuddiniyah Babinsa Sungai Asam Jalin Kekeluargaan dengan Aparatur Kelurahan Babinsa Koramil 03/Muara Tembesi Bersama BPP dan PPL Bantu Penanaman Padi di Kecamatan Batin XXIV Kodim 0418/Palembang dan Pemerintah Kota Palembang Sinergi Hadapi Perubahan Iklim

Home / Daerah

Senin, 10 Januari 2022 - 07:54 WIB

Satu Warga Meninggal dan Satu Lainnya Hilangnya Saat Banjir Jember

Sriwijayadaily

Banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Peristiwa ini terjadi pada Minggu sore (9/1), pukul 15.00 WIB. BPBD setempat dan berbagai unsur terkait masih melakukan penanganan darurat di wilayah terdampak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember membantu dalam pengaktifan dapur umum untuk melayani warga yang mengungsi sementara. Pihaknya juga melakukan pendistribusian bantuan kepada warga yang memilih tidak mengungsi. Hingga malam ini, BPBD masih melakukan pendataan mereka yang mengungsi. Saat terjadi banjir tim gabungan membantu warga evakuasi ke tempat yang aman, sedangkan populasi terdampak tercatat 150 KK. Laporan yang diterima Pusdalops BNPB menyebutkan masih ada satu orang yang dinyatakan hilang akibat banjir tersebut.

Baca :  Ribuan Warga Hadiri Halal Bihalal Dikediaman Bakal Calon Walikota Jambi Budi Setiawan

Setelah banjir surut, BPBD bersama TNI, Polri, unsur terkait dan warga membantu untuk membersihkan sampah dan lumpur yang terbawa banjir.

Selain berdampak pada warga, banjir juga mengakibatkan bangunan terendam, antara lain rumah 150 unit, fasilitas umum 3 unit dan tempat ibadah 3 unit.

Wilayah terdampak berada pada beberapa desa dan kelurahan di tiga kecamatan, yaitu Kelurahan Kaliwates, Sempusari dan Mangli di Kecamatan Kaliwates, Desa Rambipuji di Kecamatan Rambipuji dan Desa Kemiri di Kecamatan Panti.

Banjir Kabupaten Malinau, Tidak Ada Pengungsian

Dini hari tadi, Minggu (9/1), sekitar pukul 02.00 waktu setempat atau WITA, beberapa wilayah di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, juga terdampak banjir. Hujan lebat mengguyur kawasan ini yang menyebabkan debit air Sungai Malinau, Sungai Mentarang dan anak Sungai Bengalun meluap.

Baca :  Peduli Masyarakat Sekitar, PT Bukit Asam Tbk Salurkan Hewan Kurban

BPBD Kabupaten Malinau mencatat sekitar 2.886 jiwa terdampak namun tidak ada pengungsian akibat kejadian ini. Pantauan pada malam ini (9/1), pukul 18.00 WITA, banjir mulai surut, sedangkan cuaca sore tadi masih mendung. Selain itu, sebanyak 571 unit rumah warga dan 1 fasilitas pendidikan terdampak banjir.

Wilayah yang terdampak banjir berada di enam desa yang tersebar di tiga kecamatan, di antaranya Desa Malinau Kota, Seluwing dan Pelita Kanaan di Kecamatan Malinau Kota, Desa Sempayang dan Sesua di Kecamatan Malinau Barat, serta Desa Pulau Sapi di Kecamatan Mentarang.

Baca :  Ketua DPD Pepabri Provinsi Jambi Kukuhkan Pengurus Pepabri Kabupaten Tebo Periode 2024-2029

Melihat banjir yang telah surut di dua provinsi tersebut, BNPB tetap mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada. Prakiraan cuaca pada esok hari (10/1) di tiga kecamatan terdampak masih berpotensi hujan ringan hingga hujan petir. Sedangkan di tiga kecamatan di Kabupaten Malinau berpeluang cerah hingga cerah berawan.

Namun demikian, semua pihak diharapkan untuk tetap waspada dalam menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang pada puncak musim hujan di bulan ini hingga Februari nanti.

Share :

Baca Juga

Daerah

HD Hadiri Pengukuhan Dewan Pimpinan MUI Sumsel Masa Khidmad 2021-2026

Daerah

Minggu Ini Harga Pinang Kering di Riau Tetap Rp12.800 per Kg

Daerah

Solidaritas DPC Pepabri Kota Jambi untuk Anggota BSPP yang Sedang Dirawat

Daerah

Pangdam II/Sriwijaya Hadiri Upacara Pembukaan Jambore Daerah Sumsel 2021

Daerah

Sekda Sumsel Bertemu Staf Ahli KASAD

Daerah

Korem 042/Gapu Gelar Lepas Pamit Brigjen TNI Zulkifli Di Lapangan Tenis Indoor Makorem

Daerah

Mendikbudristek Terbitkan Ketentuan PTM Terbatas 50 Persen di Wilayah PPKM Level 2

Daerah

Pemprov Sumsel Hadiri Launching Aplikasi SATRIA