Jumlah Masyarakat Kembali ke Yigi Semakin Bertambah, Ini Pesan Danrem 172/PWY Pengesahan RKUHP Meresahkan Kalangan Pers, SMSI akan Menggugat Melalui MK Kodam Cenderawasih Raih Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik TNI AD Selalu Ada untuk Rakyat : Bantuan Kasad Sampai ke Tenda Pengungsi Korban Gempa Bumi Cianjur Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Panglima Angkatan Bersenjata Diraja Brunei

Home / Regional

Rabu, 15 Desember 2021 - 07:16 WIB

Sebanyak 230 Rumah di Selayar Rusak Berat Akibat Gempa di Flores Timur

Sriwijayadaily

Sebanyak 230 rumah di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, mengalami kerusakan usai terjadi gempabumi dengan magnitudo 7,4 di wilayah Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Selasa (14/12). Selain itu, satu unit gedung sekolah, dua bangunan tempat ibadah dan satu rumah jabatan kepala desa juga terdampak gempabumi yang berpusat di 7.95 LS dan 122.24 BT.

Laporan visual yang didapatkan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Selayar, kerusakan tersebut terpantau mulai dari bangunan pagar beton, dinding hingga atap rumah warga.

Baca :  Ruko Semi Permanen di Pasar KM 2,5 Kelurahan Tebing Tinggi Terbakar

Data yang dihimpung per Selasa (16.04), gempabumi M7,4 tersebut dirasakan dan berdampak di tiga provinsi yang meliputi; Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah Kabupaten, Flores Timur, Kabupaten Sikka, Kabupaten Lembata, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Kepulauan Selayar, Kabupaten Buton, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Sabu Raijua, Kota Bau Bau dan Kabupaten Manggarai Barat.

Kemudian Kota Makassar dan Kabupaten Selayar di Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Muna di Sulawesi Tenggara.

Baca :  Belasan Ruko Di Kualatungkal Ludes Dimakan Api

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya merilis peringatan dini tsunami dari gempabumi M7.4 tersebut, namun saat ini peringatan itu dinyatakan telah berakhir.

Di samping itu, BMKG mencatat setidaknya sudah terjadi lima kali gempabumi susulan (aftershock) yang terjadi setelah gempabumi M 7.4 dengan rincian; M 5.6 pada pukul 10.41 WIB di 7.81 LS dan 122.34 BT, M 5.5 pada pukul 10.47 WIB di 7.55 LS dan 121.75 BT, M 5.0 pada pukul 12.46 WIB di 7.45 LS dan 121.38 BT, M 5.4 pada pukul 15.31 WIB di 7.59 LS dan 122.40 BT dan M 5.2 pada pukul 15.57 WIB di 7.70 LS dan 122.40 BT.

Baca :  Sekda Tanjab Barat Tegaskan Rekrutmen PPPK Tidak Dipungut Biaya

Hingga siaran pers ini diturunkan, seluruh anggota BPBD setempat telah turun ke lapangan untuk kaji cepat dan monitoring dampak yang ditimbulkan dari gempabumi M7.4 itu.

Share :

Baca Juga

Nasional

Ke Candi Kedaton Muaro Jambi, Presiden Bilang Peradaban Indonesia Dikenal Dunia sejak Lampau

Regional

Gubernur Jambi Dukung Klenteng Da Zhen Dian Jadi Icon Wisata Religi

Regional

Jelang Ramadan, TPU Tegal Alur Dipadati Peziarah

Ekonomi

Harga Sembako di Riau Dipantau Secara Berkala

Regional

Sekda Tanjab Barat Tegaskan Rekrutmen PPPK Tidak Dipungut Biaya

Regional

Temanggung Jadi yang Pertama Vaksinasi Anak di Jawa Tengah
Sumber Foto: jambidaily.com/ asri media group

Ekonomi

Al Haris: Jambi Peringkat 2 Pertumbuhan Ekonomi Se-Sumatera

Regional

DPRD Tanjab Barat Bahas KUA dan Rancangan PPAS TA 2023