Danrem 043/Gatam Siap Dukung Polda Wujudkan Rasa Aman Warga Lampung Babinsa Cempaka Putih Tekankan Stop Bullying dan Kekerasan di Sekolah Babinsa Bersama Perangkat Kecamatan Pasar Lakukan Pengecekan Drainase untuk Atasi Banjir Pangdam II/Swj dan Kapolda Sumsel Berbagi Sembako Serta Off-road Bersama Komunitas TLCI di Palembang Letkol Inf Arief Widyanto Hadiri Peringatan Hari Pajak 2024 di Kabupaten Bungo

Home / Nasional

Kamis, 28 Oktober 2021 - 01:24 WIB

Tiga Pesan Presiden Jokowi di KTT ASEAN Plus Three

Jakarta – Srwijayadaily.co.id

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan tiga hal yang dapat menjadi fokus ASEAN Plus Three (APT) dalam pembangunan ketahanan kesehatan. Sehingga dapat menjadi investasi jangka panjang dalam menghadapi potensi pandemi berikutnya.

Pertama, peningkatan kapasitas layanan kesehatan nasional merupakan dasar mutlak sebagai garis pertahanan pertama dalam menghadapi pandemi. Presiden menegaskan bahwa kesehatan nasional dapat menjadi fondasi ketahanan kesehatan kawasan.

Baca :  Babinsa Koramil 1703-02/Tigi Serukan Pola Hidup Bersih dan Sehat kepada Anak-Anak Papua

“Sistem jaminan kesehatan nasional juga harus terus diperkuat, utamanya akses bagi kelompok marginal. Perbaikan strategi penanganan pandemi nasional perlu dilakukan, termasuk bekerja sama dengan WHO Country and Regional Office,” ujar Presiden Joko Widodo saat berpidato pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-24 APT secara virtual yang dikutip melalui laman setkab.go.id pada Rabu (27/10/2021).

Kedua, kebutuhan medis harus bisa terpenuhi dengan mulai membangun cadangan kebutuhan medis di kawasan. Presiden mengatakan bahwa ASEAN Regional Reserve of Medical Supplies dapat dikembangkan menjadi inventory buffer kebutuhan medis kawasan.

Baca :  Pangdam II/Swj dan Gubernur Jambi Bahas Kerjasama Pembangunan dalam Jamuan Makan Malam

Dalam hal kapasitas produksi, Presiden menyampaikan hal tersebut tentu harus diperkuat melalui dukungan investasi, transfer teknologi, dan akses bahan baku produksi.

“Dalam situasi pandemi, dibutuhkan pendanaan kesehatan kawasan. ASEAN COVID-19 Response Fund dapat diperkuat menjadi ASEAN Emergency Health Fund,” tambah Presiden.

Baca :  Babinsa Koramil Pijoan Perkuat Pembinaan Karakter Siswa di SMA Titian Teras

Lebih lanjut, Presiden menuturkan perlu adanya penguatan koordinasi dalam hal menyelaraskan kebijakan menghadapi pandemi. Menurutnya, penanganan yang terkoordinasi akan memberikan dampak yang lebih besar.

“Kita juga perlu mengembangkan mekanisme distribusi kebutuhan medis secara cepat dan merata di kawasan pada saat darurat. Untuk itu, ASEAN Emergency Operation Centre Network for Public Health harus dimanfaatkan secara maksimal,” tandas Kepala Negara.

Share :

Baca Juga

Nasional

Ethereum To Us Dollar Eth To Usd

Nasional

Ikatan Alumni Santri Ponpes Sa’adatul Abadiyah Gelar Haul Akbar ke 15

Nasional

Kejagung Amankan Buronan Pengelolaan Hutan Tanpa Surat Sah

Nasional

Peran TNI Sukseskan Indonesia Mengajar Di Kep Yapen Papua

Nasional

Mendes PDTT Ajak BUM Desa Manfaatkan Digital Marketing

Nasional

1.300 Jemaah Indonesia Tempati Hotel Bintang 5 di Madinah

Nasional

Kemendes Fokus Pada Desa Wisatanya Bum Desa Dan Bum Desa Bersama

Nasional

Dewan Pers Menang, Mahkamah Konstitusi Tolak Seluruh Gugatan Uji Materiil UU Pers