Stabilkan Harga Sembako Jelang Ramadhan, Dandim 0416/Bute Bersama Forkopimda Buka Pasar Murah TNI Akan Bangun 22 Kodam Baru Dandim 0415/Jambi Bersama Forkopimda Kota Jambi Cek Stok Ketersediaan Beras Jelang Ramadhan Baznas Kota Jambi Ikut Andil Dalam Bedah Rumah Tidak Layak Huni Kodim 0415/Jambi 9 Atlet Taekwondo Kodam II/Swj Siap Gondol Medali Kapolri

Home / Warta TNI

Sabtu, 15 Januari 2022 - 21:32 WIB

TNI Fasilitasi Perdamaian Masyarakat Wamena

SRIWIJAYADAILY

TNI dari Kodim 1702/Jayawijaya dan Yonif 756/WMS bersama Forkopimda Lapago dari Kab. Jayawijaya, Kab. Lanny Jaya dan Kab. Nduga memfasilitasi proses perdamaian konflik yang terjadi antara dua kelompok masyarakat dari Suku Nduga dan Suku Lanny Jaya.

Kegiatan Perdamaian tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Makodim 1702/Jayawijaya, Distrik Wamena Kab. Jayawijaya, Sabtu (15/1). Demikian dikutip dalam keterangan tertulis Pendam XVII/Cenderawasih.

Perdamaian yang dilaksanakan ditandai dengan penandatanganan Surat Pernyataan Perdamaian oleh masing-masing perwakilan masyarakat dari Suku Lanny Jaya dan Suku Nduga.

Selain itu juga, dilaksanakan Penandatanganan Surat Pernyataan sikap Pemerintah Daerah Lapago dan Monumen Perdamaian Lapago untuk bersama-sama berkomitmen menjaga perdamaian di wilayah Pegunungan Tengah Lapago.

Baca :  Sambut Hari Juang TNI AD Tahun 2023, Korem 042/Gapu Gelar Baksos Donor Darah

Bupati Kab. Jayawijaya Richard Banua, S.E., M. Si., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berupaya dan berperan dalam kegiatan perdamaian ini, juga kepada Para Bupati wilayah Lapago yang bisa hadir dan duduk bersama-sama untuk bisa menyelesaikan permasalahan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga perdamaian di Tanah Papua.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Arif Budi Situmeang menyampaikan bahwa seluruh permasalahan diantara kedua kelompok masyarakat telah diselesaikan dan mulai saat ini tidak ada lagi perang antar suku di Wamena.

Baca :  Pabung Muaro Jambi Hadiri Pendistribusian Logistik Pemilu 2024

“Besar harapan saya agar hal-hal yang telah disepakati pada hari ini dapat dipedomani dan dilaksanakan sehingga tidak ada lagi permasalahan baru dikemudian hari,” kata Dandim.

Lebih lanjut, Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan menjelaskan bahwa upaya untuk mendamaikan Suku Nduga dan Suku Lanny Jaya yang terlibat perang suku sejak tanggal 9 Januari 2022, berpedoman pada petunjuk Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A., dimana perdamaian ini dilakukan dengan mengedepankan Pembinaan Teritorial dan Komunikasi Sosial dengan melibatkan Pemerintah Daerah, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda dari kedua suku yang berselisih.

Baca :  Pangdam XVII/Cenderawasih Tegaskan Prajurit Harus Netral Pada Pemilu 2024

Berbagai dinamika yang terjadi selama proses menuju perdamaian, diselesaikan dengan pendekatan yang humanis.

Danrem 172/PWY berharap perdamaian tersebut sebagai tanda berakhirnya konflik yang terjadi khususnya antara kelompok masyarakat dari Suku-suku yang ada di wilayah Lapago, sebab konflik horizontal yang terjadi beberapa waktu lalu hanya membawa dampak negatif bagi semua lapisan masyarakat.

Dalam proses dari awal kejadian hingga Perdamaian ditandatangani, Korem 172/PWY mengerahkan personel sebanyak 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK) yaitu dari Kodim 1702/JWY dan Yonif 756/WMS. (**)

Share :

Baca Juga

Warta TNI

Pangdam XVII/Cenderawasih Terima Kunjungan Ketua Lembaga Pengembangan Generasi Papua

Warta TNI

Wadan Seskoad Pimpin Seminar Binsat Pasis Seskoad

Warta TNI

TNI AD : Bila Itu Untuk Rakyat, Tidak Pernah Berpikir, Tapi Langsung Dikerjakan

Warta TNI

Cek Kesehatan Warga, Satgas Yonif Raider 200/BN Adakan Pengobatan Gratis

Dispenad

Kasad Tegaskan Papua Bagian dari NKRI

Warta TNI

101 Duta Perdamaian Naik Pangkat Di Daerah Misi

Warta TNI

Cetak Generasi Penerus Bangsa Yang Cerdas, Satgas Yonif 125/SMB Ajari Anak Calistung

Warta TNI

Lantik 122 Perwira PK Khusus Nakes, Panglima TNI Sebut Tenaga Kesehatan Merupakan Jantung dari Sistem Kesehatan Nasional