Kodim Jambi Gelar Komsos Dengan Komponen Bangsa Pasca Ledakan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Polda Jambi Tingkatkan Pengamanan Satukan Komitmen, TNI AD Gelar Bimtek Penilaian Sistek Info Kotama dan Balakpus Pangdam XVII/Cenderawasih Buka Turnamen Bola Voli Dalam Rangka Hari Juang Kartika TNI-AD Tahun 2022 Lewat Adu Penalti, Maroko Usir Spanyol dari Piala Dunia 2022

Home / Nasional

Kamis, 11 November 2021 - 06:51 WIB

Waspada Covid-19 Varian Delta Plus!

Ilustrasi virus corona varian Delta Plus. (SHUTTERSTOCK)

Ilustrasi virus corona varian Delta Plus. (SHUTTERSTOCK)

SRIWIJAYADAILY

Di tengah ancaman gelombang ketiga Covid-19 yang diprediksi terjadi pada akhir tahun nanti, masyarakat juga diingatkan agar waspada pada masuknya varian jenis baru.

Hal itu disampaikan Kementerian Kesehatan RI yang meminta masyarakat mewaspadai kemunculan subvariant Delta AY.4.2 di Malaysia.

Virus Corona yang disebut-sebut juga sebagai varian Delta Plus tersebut telah ditemukan di Malaysia dengan terindentifikasi di dua siswa yang baru pulang dari Inggris.

Dikutip dari Detik, Senin (8/11/2021), menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) dr Siti Nadia Tarmizi, potensi masuknya varian Delat AY.4.2 ke Indonesia tentu ada.

Baca :  TMMD Di Distrik Tailarek Resmi Di Buka, Bangun Rumah Dan Penampungan Desa

Karenanya, di tengah ancaman gelombang ketiga Covid-19 jelang libur Natal dan Tahun Baru, Nadia memperingatkan masyarakat agar menahan mobilitas yang tidak perlu.

Namun, Nadia juga menambahkan kalau bahwa gelombang ketiga bisa dicegah dan masyarakat harus segera di vaksinasi dengan apapun mereka vaksin.

Selain itu, tetap disiplin protokol kesehatan dan pastikan mobilitas yang tidak perlu untuk ditunda atau dikurangi.

Baca :  Kadispenad : Polisi Militer Lakukan Penahanan Sementara Selama 20 Hari Terhadap Para Tersangka

Sebelumnya, beberapa waktu Eks Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama (WHO) mengungkap subvariant Delta AY.4.2 memiliki karakteristik penularan lebih cepat hingga 10 sampai 15 persen dari varian Delta.

Selain itu, melihat peningkatan kasus Covid-19 di Inggris belakangan ini, ditakutkan varian Delta Plus ini juga berdampak pada efikasi vaksin Covid-19.

Dikutip dari Antara, Prof Tjandra juga menyinggung sudah ada 26.000 subvariant Delta AY.4.2 yang dilaporkan dari 42 negara. Namun, belum ada data apakah AY.4.2 memang berdampak pada efikasi vaksin.

Baca :  Title Loans Bethany Illinois Apply For Cash And Get Instant Approval Even With Bad Credit History

Menurutnya, varian AY.4.2 ini mengandung mutase A222V dan Y145H. Bahkan data dari lembaga internasional GISAID menunjukkan, sudah dada 26.000 genom AY.4.2 yang dilaporkan di 42 negara.

“Kita tahu kalau ada varian virus baru SARS-CoV-2, maka selalu dibicarakan kemungkinan lima dampaknya, yaitu penularan, beratnya penyakit, kemungkinan infeksi ulang, dampak pada diagnosis, dan dampak pada vaksin,” jelas Prof Tjandra.

Share :

Baca Juga

Nasional

Penembak Indonesia Fathur/Citra Persembahkan Medali Emas SEA Games Vietnam

Nasional

Camshaft 2 Camera Private – Live Having sex With a Unfamiliar person Without Risking STDs Or perhaps Moving In

Nasional

Peran TNI Sukseskan Indonesia Mengajar Di Kep Yapen Papua

Nasional

Payday Loans In Bedford Trimble County Ky Online 24

Nasional

Menpora Berharap Tim Renang Indonesia Tampil Maksimal di SEA Games Vietnam

Nasional

Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Pelepasan Jenazah Kabinda Papua

Nasional

Anies Dipuji Habis-habisan Bos Formula E

Nasional

Listyo Sigit Prabowo Dilantik sebagai Ketum PB ISSI 2021-2025