Jumlah Masyarakat Kembali ke Yigi Semakin Bertambah, Ini Pesan Danrem 172/PWY Pengesahan RKUHP Meresahkan Kalangan Pers, SMSI akan Menggugat Melalui MK Kodam Cenderawasih Raih Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik TNI AD Selalu Ada untuk Rakyat : Bantuan Kasad Sampai ke Tenda Pengungsi Korban Gempa Bumi Cianjur Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Panglima Angkatan Bersenjata Diraja Brunei

Home / Gema TNI

Senin, 10 Januari 2022 - 07:08 WIB

TNI Bantu Kepolisian Redam Bentrok Dua Suku Di Wouma Jayawijaya

SRIWIJAYADAILY
Bentrokan terjadi antara dua kelompok masyarakat dari Suku Lanny Jaya dan masyarakat Suku Nduga di Distrik Wouma Kab. Jayawijaya terjadi pada Sabtu (8/1). TNI dari Kodim 1702/Jayawijaya dan dari Yonif 756/WMS siagakan personel sebanyak 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi)

Hal tersebut disampaikan Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Budi Arif Situmeang dalam keterangan tertulis Pendam XVII/Cenderawasih, Senin (10/1) pagi.

Satuan dari TNI disiagakan untuk membantu Polres Jayawijaya dalam meredam bentrokan antar masyarakat dari dua suku yakni suku Lanny Jaya dan Suku Nduga di Distrik Wouma, Kab. Jayawijaya.

Baca :  Kasrem 042/Gapu : Aparat Intelijen Harus Memiliki Kemampuan Up to Date Dalam Mengikuti Perkembangan Teknologi

Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Budi Arif Situmeang turun langsung bersama prajuritnya ke area bentrok antar suku di distrik Wouma dalam rangka meredakan, menyekat dan
menghalau kelompok massa untuk mencegah meluasnya area bentrok suku di wilayah Kab. Jayawijaya.

“Kejadian tersebut dipicu oleh dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh masyarakat Lanny Jaya kepada masyarakat Nduga atas nama Yonas Kelnea (48). Korban diduga dibunuh akibat permasalahan keluarga,” kata Dandim 1702/Jayawijaya

“Pada Minggu siang (9/1) bentrokan kembali pecah. Kedua kubu masyarakat saling serang menggunakan alat perang tradisional. Namun pihak TNI dan Kepolisian yang bersiaga berhasil membubarkan massa,” tambahnya.

Baca :  Kasad Dampingi Menhan RI Buka Pameran Indo Defence 2022 Expo and Forum

Akibat dari bentrokan tersebut, Dandim menyampaikan bahwa terdapat satu korban meninggal dunia, 22 orang mengalami luka-luka, 4 unit honai terbakar, 35 unit rumah habis terbakar, 2 unit mobil dan 4 unit motor terbakar.

“Saat ini, aparat keamanan dari Kodim 1702/JWY, Yonif 756/WMS dan Polres Jayawijaya terus melaksanakan siaga di tempat kejadian dan berupaya untuk menghimbau kedua belah pihak untuk menahan diri. Pendekatan dengan tokoh masyarakat dari masing-masing kelompok yang bertikai juga telah dilakukan. Para Kepala Suku dan Panglima perang juga sudah diajak untuk meredakan kelompoknya,” terang Dandim

Baca :  Ngopi Bareng Pangdam Jaya/Jayakarta Dengan Insan Media

Sementara itu Minggu malam (09/1), Dandim 1702/JWY, Letkol Inf Arif Budi Situmeang, Danyonif 756/WMS Letkol Inf Tommy dan Wakapolres Jayawijaya Kompol Ferdinand mengadakan pertemuan dengan Bupati Jayawijaya, Bapak Jhon Richard Banua serta Bupati Lanny Jaya, Bapak Befa Jigibalom guna membahas langkah antisipasi bentrokan kembali serta penyelesaian masalah secara tuntas dan menyeluruh.**

Share :

Baca Juga

Gema TNI

Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Pengamanan Wapres RI Pada Penutupan Muktamar Ke-34 NU

Gema TNI

Sholat Tarawih Pertama Di Masjid At Taqwa, Danrem 042/Gapu Ingatkan Jamaah Tetap Patuhi Prokes

Gema TNI

Pangdam II/Sriwijaya Meninjau Baksos Di Muara Enim Jelang HUT Infanteri

Gema TNI

Prajurit Kodam XVII/Cenderawasih Asal Papua Meraih Juara Binaraga Port Numbay Body Building Challange 2022

Gema TNI

Kasdam II/Sriwijaya Hadiri Acara Pelayanan Psikologi Anak Terdampak Covid-19

Gema TNI

Serbuan Vaksin Kodim 0304/OKU Sasar Warga Sosoh Buay Rayap

Gema TNI

Jemput Bola, TimVaksinasi Kodim 0416/Bute Sasar Pelajar

Gema TNI

Danrem 045/Gaya Ikuti Sosialisasi Tentang Pembentukan Komponen Cadangan Wilayah Kodam Sriwijaya