Sambut Idul Adha, Babinsa Desa Baru Amankan Pawai Obor dan Takbir Keliling Komitmen Alumni AKABRI ’94 dalam Mengatasi Stunting di Kalimantan Barat Prajurit Satgas Yonif 125/SMB Terangi Jembatan dan Dermaga di Kampung Yagatsu, Papua Prajurit TNI Rebut Distrik Bibida dari OPM dengan Tindakan Profesional dan Kemanusiaan TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Ribuan Baby Lobster di Cilacap

Home / Portal Militer

Senin, 10 Januari 2022 - 07:08 WIB

TNI Bantu Kepolisian Redam Bentrok Dua Suku Di Wouma Jayawijaya

SRIWIJAYADAILY
Bentrokan terjadi antara dua kelompok masyarakat dari Suku Lanny Jaya dan masyarakat Suku Nduga di Distrik Wouma Kab. Jayawijaya terjadi pada Sabtu (8/1). TNI dari Kodim 1702/Jayawijaya dan dari Yonif 756/WMS siagakan personel sebanyak 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi)

Hal tersebut disampaikan Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Budi Arif Situmeang dalam keterangan tertulis Pendam XVII/Cenderawasih, Senin (10/1) pagi.

Satuan dari TNI disiagakan untuk membantu Polres Jayawijaya dalam meredam bentrokan antar masyarakat dari dua suku yakni suku Lanny Jaya dan Suku Nduga di Distrik Wouma, Kab. Jayawijaya.

Baca :  Kasad Minta Anggotanya Ingat Kembali Sumpah Prajurit

Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Budi Arif Situmeang turun langsung bersama prajuritnya ke area bentrok antar suku di distrik Wouma dalam rangka meredakan, menyekat dan
menghalau kelompok massa untuk mencegah meluasnya area bentrok suku di wilayah Kab. Jayawijaya.

“Kejadian tersebut dipicu oleh dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh masyarakat Lanny Jaya kepada masyarakat Nduga atas nama Yonas Kelnea (48). Korban diduga dibunuh akibat permasalahan keluarga,” kata Dandim 1702/Jayawijaya

“Pada Minggu siang (9/1) bentrokan kembali pecah. Kedua kubu masyarakat saling serang menggunakan alat perang tradisional. Namun pihak TNI dan Kepolisian yang bersiaga berhasil membubarkan massa,” tambahnya.

Baca :  Satuan Intelijen TNI Cermat Memastikan Pelaku Penembak Danramil Aradide Paniai

Akibat dari bentrokan tersebut, Dandim menyampaikan bahwa terdapat satu korban meninggal dunia, 22 orang mengalami luka-luka, 4 unit honai terbakar, 35 unit rumah habis terbakar, 2 unit mobil dan 4 unit motor terbakar.

“Saat ini, aparat keamanan dari Kodim 1702/JWY, Yonif 756/WMS dan Polres Jayawijaya terus melaksanakan siaga di tempat kejadian dan berupaya untuk menghimbau kedua belah pihak untuk menahan diri. Pendekatan dengan tokoh masyarakat dari masing-masing kelompok yang bertikai juga telah dilakukan. Para Kepala Suku dan Panglima perang juga sudah diajak untuk meredakan kelompoknya,” terang Dandim

Baca :  Tingkatkan Sikap Mental Prajurit yang Tangguh, Korem 042/Gapu Gelar Penyuluhan Bintal

Sementara itu Minggu malam (09/1), Dandim 1702/JWY, Letkol Inf Arif Budi Situmeang, Danyonif 756/WMS Letkol Inf Tommy dan Wakapolres Jayawijaya Kompol Ferdinand mengadakan pertemuan dengan Bupati Jayawijaya, Bapak Jhon Richard Banua serta Bupati Lanny Jaya, Bapak Befa Jigibalom guna membahas langkah antisipasi bentrokan kembali serta penyelesaian masalah secara tuntas dan menyeluruh.**

Share :

Baca Juga

Portal Militer

Satgas Yonif 125/SMB Bangun Jamban Sehat Untuk Masyarakat 4 Kampung di Papua Selatan

Portal Militer

Danrem 042/Gapu Pimpin Gelar Pasukan PAM VVIP Kunjungan Wakil Presiden RI

Portal Militer

Prajurit Dan Persit Brigif 8/GC Terima Penyuluhan Pembinaan Rohani Dan Ideologi Kejuangan Dari Bintaljarahdam II/Swj

Portal Militer

Kodim 0408/BS Budidayakan Ikan Dengan Kolam Terpal

Portal Militer

Dandim 0416/Bute Bagikan Ratusan Bingkisan Lebaran Untuk Penggiat Usaha Ojek

Portal Militer

Kodam XVII/Cenderawasih Gelar Turnamen Golf Dalam Rangka HUT Ke-59

Portal Militer

Jembatan Gantung Putus, Anggota Koramil Gunung Megang Bantu Evakuasi Warga

Portal Militer

Kompak Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hadiri Acara Pentas Kreatifitas dan Pelepasan Anak Didik PAUD Karya Bakti