DPR Setuju KSAL Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI Jum’at Bersih, Babinsa Kelurahan Sungai Nibung Bersama Warga Gotong Royong Tempat Ibadah Dandim 0419 Tanjab Bekali Menwa Sultan Thaha Tentang Kepemimpinan Dandim 0416/Bute Serahkan Bantuan Semen dan Al-Quran Ke Ponpes Daarul Hafidz Al- Manshuriyah SATGAS YONIF 143/TWEJ AMANKAN WARGA KEMBALI KE KAMPUNG DISTRIK KIWIROK PEGUNUNGAN BINTANG, PAPUA

Home / Kesehatan

Senin, 20 Desember 2021 - 19:32 WIB

Persalinan Dengan Metode Eracs di RS Marthen Indey Jayapura

SRIWIJAYADAILY
ERACS adalah Enhanced Recovery After Cesarean Surgery yang merupakan tehnik operasi yang dikembangkan untuk mempercepat perawatan dan juga mempercepat penyembuhan pasien pasca operasi.

Di negara-negara maju seperti Amerika dan Jepang, lama perawatan pasca operasi menjadi issue yang sangat diperhatikan. Hal ini sebagai upaya untuk memperpendek lama perawatan dan penyembuhan pasien pasca operasi.

Demikian disampaikan dr. Made Putra Yukti, Sp.An, MARS saat dikonfirmasi tentang ERAS dan ERACS, Senin (20/12/2021).

Dinamakan ERAS (Enhanced Recovery after Surgery) untuk bedah secara umum dan di bidang obstetry mereka menamakan ERACS ( Enhanced Recovery After Cesarean Surgery) sehingga memungkinkan lama perawatan di rumah sakit tidak lebih dari 24 jam.

Baca :  Modernisasi Museum, Kado Indah Kasad di Ulang Tahun ke 65 Akmil

Dengan tehnik ERACS ini memungkinkan pasien sudah dapat duduk sambil menyusui setelah 2 (dua) jam pasca operasi, dan di kamar perawatan pasien sudah mobilisasi biasa, pemberian obat-obatan dan injeksi melalui venflon, makan minum seperti biasa dan diharapkan dalam kurang dari 24 jam pasien sudah kembali beraktivitas.

“Setelah 24 jam operasi, pasien bisa pulang dari RS, dengan nyeri bekas operasi yang minimal atau dengan nyeri yang bisa ditoleransi,” kata dr. Made Putra Yukti, Sp.An, MARS.

Saat ini di Indonesia tehnik ini juga sudah mulai dilakukan, di RS Marthen Indey Jayapura dengan modalitas yang cukup telah melakukan terobosan untuk mengembangkan tehnik ini.

Baca :  Satgas Yonif Raider 142/KJ Galakkan Pelayanan Kesehatan Keliling

Tim dokter di RS Marthen Ende yaitu dr. Suhartono, Sp.OG (K) dan dr. Made Putra Yukti, Sp.An, MARS, bekerjasama untuk mengembangkan tehnik ini, juga disertai dengan dukungan Dokter Anak, Dokter Gizi dan Keperawatan, yang dilakukan pada saat pre operasi, intra operasi maupun pasca operasi. Pelayanan ini dilakukan dengan selalu berpegang pada prinsip patient safety.

dr. Made Putra Yukti, Sp.An, MARS mengungkapkan dengan adanya ERACS tersebut pasien akan merasa nyaman dan mendapatkan pengalaman service excellent yang menyenangkan.

“Pada metode ERACS diberikan obat-obatan pereda nyeri yang baik sehingga pasien bisa segera melakukan mobilisasi pasca operasi dengan cepat,” ungkap dr. Made Putra Yukti, Sp.An, MARS.

Baca :  Dedikasi TNI Membangun Negeri, Songsong Kesejahteraan Rakyat Di Bumi Serentak Bak Regam

Dengan metode ini proses pemulihan pun akan berlangsung cepat, rasa nyeri, dan imobilisasi pun bisa diminimalkan. Metode ini sama seperti SC biasa, jadi komplikasi akibat metode ini sama dengan SC metode lain, seperti perdarahan, pusing, muntah.

Namun beberapa pasien dengan metode ERACS justru merasa nyaman karena bisa pulih lebih cepat. Setiap tindakan operatif pasti akan merasa nyeri, namun metode ini meminimalisir nyeri sehingga pasien bisa beraktifitas normal segera setelah operasi. Seperti berjalan ke kamar mandi, menyusui bayi, serta duduk dengan nyaman, tutupnya. (Pendam XVII/Cenderawasih).

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Penguatan Pintu Masuk dan Pengendalian Transimisi Lokal Mencegah Lonjakan Omicron

Gema TNI

Rumah Sakit dr. Bratanata Jambi Gelar Pelatihan ATLS Periode Ke-IV 2022

Kesehatan

Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Segera Dimulai

Kesehatan

Menkes Terbitkan Ketentuan Isolasi Mandiri Bagi Pasien Omicron

Kesehatan

200 Juta Suntikan Untuk Satu Tujuan, Yakni Indonesia Akhiri Pandemi

Kesehatan

Jubir Kemenkes Beberkan 6 Dugaan Penyebab Hepatitis Akut

Gema TNI

Danrem 042/Gapu : Waspadai Lonjakan Covid-19 di Libur Akhir Tahun

Kesehatan

Polres Tanjab Barat Gelar Vaksinasi Merdeka